Beranda Pers – Sabtu, 11 Juli 2026 Grand Final Apresiasi Duta Generasi Berencana (ADU GenRe) Kabupaten Bogor digelar di Auditorium Sekretariat Daerah Kabupaten Bogor. Banyaknya pendukung dari berbagai kecamatan memadati auditorium guna untuk memberikan semangat kepada para finalis. Tidak lupa pula dihadiri oleh perwakilan Pemerintah Kabupaten Bogor serta tamu undangan.
Grand Final ADU GenRe merupakan puncak dari rangkaian seleksi Duta Generasi Berencana yang bertujuan memilih remaja terbaik sebagai role model sekaligus agen perubahan bagi generasi muda Kabupaten Bogor. Sebelum tampil di puncak acara, para finalis telah melalui berbagai tahapan, mulai dari seleksi administrasi, pembekalan, ujian, hingga karantina.
Rizqia Islam Seran, selaku panitia menjelaskan bahwa ADU GenRe bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan bentuk apresiasi bagi remaja yang telah aktif menjalankan program di lingkungan sekolah maupun masyarakat melalui Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R). "ADU GenRe ini bukan hanya lomba. Ini adalah wadah bagi teman-teman remaja untuk menunjukkan ide, program, dan kepedulian mereka terhadap kondisi remaja di daerahnya. Nantinya, para Duta GenRe terpilih akan menjadi role model yang dapat menginspirasi remaja lainnya," ujarnya.
Ia menambahkan, tujuan utama Grand Final adalah memberikan ruang bagi para finalis untuk memperlihatkan kemampuan sekaligus membuka peluang kolaborasi antar remaja dari berbagai kecamatan di Kabupaten Bogor. "Kabupaten Bogor memiliki wilayah yang sangat luas. Melalui ADU GenRe, kami ingin mengetahui kondisi remaja di setiap kecamatan sekaligus membangun kolaborasi agar program-program yang baik bisa berkembang lebih luas," jelasnya.
Rizqia menyampaikan bahwa proses seleksi tahun ini diikuti hampir 200 peserta dari 40 kecamatan. Setelah melalui berbagai tahapan, sebanyak 80 finalis yang terdiri dari 40 putra dan 40 putri berhasil melaju ke Grand Final. Dewan juri tidak hanya menilai kemampuan berbicara para peserta, tetapi juga melihat program nyata yang telah mereka jalankan di masyarakat. "Yang dicari bukan hanya ide. Juri juga melihat apakah program yang dibawa peserta benar-benar sudah dijalankan dan memiliki keberlanjutan sehingga manfaatnya bisa dirasakan oleh remaja lainnya," tambahnya.
Salah satu finalis asal Kecamatan Ciomas, Ratna Dilla, mengaku bersyukur dapat mengikuti seluruh rangkaian ADU GenRe hingga Grand Final. Menurutnya, pengalaman tersebut memberikan banyak pembelajaran sekaligus memperluas relasi dengan peserta dari berbagai kecamatan. "yang paling berkesan ketika aku bertemu teman-teman yang beda kecamatan dan salah satunya ada yang bener-bener jadi akrab banget padahal sebelum nya sama sekali ga kenal tapi sekarang jadi sahabatan,” ungkap Ratanila
Ia juga menilai tantangan terbesar yang dihadapi remaja saat ini adalah rasa malas yang dapat menghambat produktivitas. “Kalau ingin berkembang, kita harus punya tujuan sejak awal supaya apa yang kita lakukan lebih terarah. Duta GenRe menjadi salah satu platform yang bisa dimanfaatkan remaja untuk memberikan kontribusi kepada masyarakat," katanya.
Antusiasme tidak hanya datang dari para finalis, tetapi juga para pendukung yang memadati auditorium. Aisyah Hasna Rahima dan Ratu Khairunnisa, siswi SMA Negeri 1 Tamansari, mengaku hadir untuk memberikan dukungan kepada teman mereka yang berhasil melaju ke babak Grand Final. Keduanya mengaku mengetahui informasi mengenai ADU GenRe melalui PIK-R di sekolahnya.
Menurut mereka, kegiatan ADU GenRe memberikan ruang bagi remaja untuk mengembangkan potensi diri sekaligus mengedukasi generasi muda agar terhindar dari perilaku berisiko. "Kegiatan seperti ini sangat bermanfaat, terutama untuk para remaja, karena dengan adanya Duta GenRe ini, kami para remaja dapat mengekspresikan diri kami dan tidak terjerumus pada kenakalan remaja," ujar keduanya.
Grand Final Apresiasi Duta Generasi Berencana (ADU GenRe) Kabupaten Bogor Tahun 2026 menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Bogor bersama para pemangku kepentingan dalam mendorong lahirnya generasi muda yang berkualitas, berkarakter, dan peduli terhadap lingkungan sekitarnya. Ajang ini tidak hanya berfokus pada kemampuan berbicara atau penampilan peserta, tetapi juga menilai implementasi program yang telah dijalankan oleh para finalis di masyarakat. Melalui proses seleksi yang panjang, mulai dari administrasi, pembekalan, ujian, hingga karantina, para finalis dibentuk menjadi remaja yang mampu menjadi teladan sekaligus agen perubahan bagi teman sebayanya.
Antusiasme yang ditunjukkan para pendukung, finalis, serta tamu undangan mencerminkan tingginya perhatian masyarakat terhadap pentingnya pembinaan remaja melalui program GenRe. Kehadiran para pendukung dari berbagai kecamatan juga memperlihatkan semangat kolaborasi dan kebersamaan dalam mendukung remaja untuk terus berkembang.
Panitia penyelenggara berharap para Duta GenRe Kabupaten Bogor yang terpilih dapat mengemban amanah dengan baik melalui berbagai program yang berkelanjutan. Mereka juga diharapkan mampu mengedukasi remaja mengenai pentingnya perencanaan kehidupan, menjadi teladan bagi generasi muda, serta mendorong lahirnya remaja yang berprestasi, menjauhi perilaku berisiko, dan berkontribusi positif bagi pembangunan Kabupaten Bogor.
Peliput: Nur Aulia, Septi Aulia
Penulis: Nur Aulia, Septi Aulia
Editor: Bunga Vania

0 Komentar