Humanity in Every Drop: Donor Darah Jadi Wujud Nyata Kepedulian di Universitas Pakuan

sumber: dokumentasi pribadi reporter beranda pers

Beranda Pers - Korps Sukarela Palang Merah Indonesia (KSR PMI) Universitas Pakuan menggelar kegiatan donor darah bertajuk “Humanity in Every Drop” Rabu, 3 Juni 2026 di lantai 1 Gedung Graha Pakuan Siliwangi (GPS). Kegiatan ini diselenggarakan sebagai bentuk aksi kemanusiaan sekaligus mengajak mahasiswa dan masyarakat untuk berkontribusi membantu sesama melalui donor darah. 

Ketua Pelaksana kegiatan, Vitaloka Kusuma Ning Suci, menjelaskan bahwa donor darah merupakan salah satu cara sederhana yang dapat dilakukan untuk membantu orang lain. Menurutnya, tema “Humanity in Every Drop” dipilih karena setiap tetes darah yang disumbangkan memiliki arti besar bagi mereka yang membutuhkan. “Karena aksi kemanusiaan bisa dilakukan dengan setetes darah yang diberikan, dan satu tetes darah itu berarti bagi mereka yang membutuhkannya,” ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini terbuka bagi peserta yang memenuhi sejumlah persyaratan kesehatan, telah ditetapkan sebelum donor darah dilakukan, panitia memastikan bahwa pendonor berada dalam kondisi yang aman dan layak untuk mendonorkan darahnya. Vitaloka menargetkan sebanyak 50 kantong darah dapat terkumpul selama kegiatan berlangsung. Hingga pertengahan acara, proses donor darah berjalan lancar dengan antusiasme mahasiswa yang cukup tinggi. Hal tersebut terlihat dari banyaknya mahasiswa yang datang dan mengunjungi lokasi kegiatan.

Selain donor darah, kegiatan ini juga menghadirkan layanan pemeriksaan kesehatan yang dimanfaatkan oleh mahasiswa. Elis Irma, mahasiswa Program Studi Manajemen semester 6, mengaku tertarik mengikuti kegiatan tersebut karena memberikan layanan kesehatan secara gratis dan mudah dijangkau di lingkungan kampus. “Pengalamannya sangat menyenangkan dan membantu banget, apalagi buat mahasiswa. Ini gratis, jadi cukup menghemat,” katanya.

Elis juga menilai kegiatan seperti ini sangat penting bagi mahasiswa. Namun, ia berharap penyebaran informasi mengenai acara serupa dapat diperluas agar lebih banyak mahasiswa dari berbagai fakultas mengetahui dan memanfaatkannya. Menurutnya, banyak mahasiswa, sebenarnya membutuhkan layanan kesehatan seperti ini, tetapi belum memperoleh informasi secara merata.

Pendapat serupa disampaikan oleh Nur Andara, mahasiswa Ilmu Komputer semester 2. Ia mengaku tertarik mengikuti kegiatan tersebut karena jarang ada program donor darah maupun pemeriksaan kesehatan yang ditujukan khusus untuk mahasiswa di lingkungan kampus.

Baginya, kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat dari sisi kesehatan fisik, tetapi juga menjadi sarana bagi mahasiswa untuk lebih mengenali kondisi diri di tengah padatnya aktivitas perkuliahan. “Kadang mahasiswa terlalu fokus sama tugas, deadline, atau kegiatan kuliah sampai lupa memperhatikan kesehatan diri sendiri. Dengan adanya program seperti ini, kita jadi bisa tahu kondisi kesehatan kita seperti apa,” ujarnya.

Sementara itu, salah satu panitia donor darah, Sekar, menjelaskan bahwa antusiasme peserta pada kegiatan kali ini terbilang cukup tinggi dibandingkan beberapa kegiatan sebelumnya. Ia juga mengingatkan bahwa terdapat sejumlah syarat yang harus dipenuhi sebelum mendonorkan darah, di antaranya berusia 17 hingga 60 tahun, memiliki jeda minimal tiga bulan dari donor sebelumnya, tidur cukup, tidak sedang mengonsumsi alkohol atau obat-obatan tertentu, serta tidak dalam kondisi sakit maupun hamil.

Sekar menambahkan bahwa donor darah secara rutin memiliki manfaat bagi kesehatan karena membantu proses regenerasi darah dalam tubuh. Selain itu, darah yang didonorkan nantinya akan digunakan untuk kebutuhan transfusi bagi pasien yang memerlukan. “Kalau untuk penerimanya tentu sangat membantu, terutama pasien yang membutuhkan transfusi darah. Sedangkan bagi pendonor, donor darah juga bisa memberikan manfaat bagi kesehatan,” pungkasnya.

Melalui kegiatan ini, KSR PMI Unit Universitas Pakuan berharap semakin banyak mahasiswa yang menyadari pentingnya donor darah sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama. Panitia juga berharap para pendonor dapat terus menjaga kesehatannya sehingga dapat kembali berpartisipasi pada kegiatan donor darah berikutnya. Dengan semangat “Humanity in Every Drop” setiap tetes darah yang disumbangkan menjadi bukti bahwa kepedulian terhadap sesama dapat diwujudkan melalui tindakan sederhana yang memberikan dampak besar bagi kehidupan orang lain.


Peliput : Intan Dwi Sasmita, M. Habiby R.H

Penulis: Intan Dwi Sasmita, M. Habiby R.H

Editor: Alfandi Ilham


Posting Komentar

0 Komentar